Garut Opsjurnal.asia – Selama puluhan tahun, permainan domino kerap dicap negatif dan disamakan dengan praktik perjudian di tengah masyarakat. Pandangan keliru itu kini dipatahkan secara tegas oleh Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kabupaten Garut. Melalui landasan hukum yang kuat dan aturan baku nasional, organisasi ini membuktikan bahwa domino adalah cabang olahraga resmi yang mengandalkan kecerdasan, strategi, dan ketenangan pikiran.
Kepengurusan ORADO Pengcab Kabupaten Garut telah terbentuk secara sah dan terstruktur untuk masa bakti 2026–2030, berdasarkan Surat Keputusan yang ditetapkan oleh Pengurus Provinsi ORADO Jawa Barat di Bandung, pada tanggal 03 Juni 2026.
Berikut susunan lengkap fungsionarisnya sesuai dokumen resmi:
Susunan Fungsionaris Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kabupaten Garut
Masa Bakti: 2026–2030
Dewan Pembina
- Ketua: drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina
- Anggota:
1. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut
2. Ketua KONI Kabupaten Garut
Dewan Pengawas
- Ketua: Zulman Azis, S.Sos., M.Si
- Anggota:
1. Firman Syaeful Rohman, SH
2. H. Amar Komarudin, S.Pd.I., MM
3. H. Yayan Suryana, BSc
4. Drs. Asep Jaelani, M.Si
5. Ahmad Ramdani, M.Si
6. H. Wahyudin
7. H. Rudi Permana
Pengurus Inti
- Ketua: Asep Rahmat Permana, SH.I., SH., MM
- Wakil Ketua / Ketua Harian: H. Tanto Sutanto
- Sekretaris: Cecep Iskandar, S.Pd
- Wakil Sekretaris: Irfan Moh. Ilhamdi
- Bendahara: Tatang Sopian
- Wakil Bendahara: Asep Zaenal Aripin, SH
Bidang-Bidang
Bidang Organisasi dan Keanggotaan
- Ketua: Teguh Prabowo, S.IP
- Anggota: Syaeful Anwar, Wawan Gunawan, Dedih Muharom, Dea Islami
Bidang Kompetisi
- Ketua: Cucu Kurniadin
- Anggota: Edi Sudrajat, Ismet Nurjaman, Billy Wahyu Fajar, Taufik Rosa Pratama
Bidang Kesehatan
- Ketua: Cecep Firmansyah, AMd.Kep
- Anggota: Isna Anggraeni, Lusi Nur Juliani, Rina Nurhayati, Meina Fartiana
Bidang Teknik dan Wasit
- Ketua: Rahmat Hudaya
- Anggota: Nazmul Mutaqin, Nendy Sutansyah, Hasan, Fuzi Adisantika
Bidang Pengembangan dan Prestasi
- Ketua: H. Yosep Septiadi, S.IP
- Anggota: Ms. Suyetno, S.Sos; Mamad Komarudin; H. Hendra Saputra; Eri Priyadi
Bidang Hukum dan Legalitas
- Ketua: Fajar Shiddieq, SH., MH
- Anggota: Hermansyah, SH; Dian Agustina, SH; Pardania Pilosophyha, SH; Noris Nurussabah, SH
Bidang Humas dan Promosi
- Ketua: Arief Sukma Hardiana
- Anggota: Joehendy Majid, Budi Harta Winadi, Muhammad Agus Zakariyya, SE, Cece Maedi, SH
Bidang Kreatif dan Kebudayaan
- Ketua: Rd. Bagus Nurbiyantoro
- Anggota: Bambang Suhanto, Edi Supriadi, Sri Haryani, Wiwin Winarti
Dalam keterangannya, H. Tanto Sutanto, selaku Wakil Ketua merangkap Ketua Harian ORADO Pengcab Garut, menyampaikan koreksi terhadap kesalahpahaman yang telah mengakar lama di masyarakat.
“Sudah saatnya pandangan itu kita ubah. Domino bukan lagi sekadar permainan di sudut rumah atau warung yang identik dengan taruhan uang. Hari ini kami tegaskan dengan lantang: Domino adalah olahraga yang diakui negara, memiliki aturan standar nasional, dan diselenggarakan untuk meraih prestasi — bukan mencari keuntungan materi semata. ORADO hadir mengangkat harkat permainan ini ke jalur yang bermartabat,” tegasnya, Senin (8/6/2026).
Ia menambahkan, dengan struktur kepengurusan yang sah dan ditetapkan secara resmi, keberadaan organisasi ini semakin kuat dan jelas jalurnya. “Visi kami jelas: jadikan domino sarana melatih daya pikir, mempererat silaturahmi, serta menyalurkan hobi ke arah positif. Tahun ini kami siapkan rangkaian turnamen berjenjang, dari tingkat kecamatan hingga kabupaten, untuk mencetak atlet yang siap bersaing hingga tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.
Dasar Hukum Jelas, Terbukti Dan Diawasi
Penegasan lebih mendalam disampaikan oleh Asep Rahmat Permana, SH.I., SH., MM, Ketua ORADO Pengcab Garut. Sebagai pimpinan tertinggi sekaligus memahami aspek hukum kelembagaan, ia menjelaskan perbedaan tegas antara olahraga resmi dan praktik yang dilarang undang-undang.
“Mari kita luruskan sekali lagi agar tidak ada keraguan: Seluruh kegiatan ORADO memiliki payung hukum yang sah. Kami tergabung dalam induk organisasi yang telah diakui secara resmi, didukung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan dan peraturan teknis yang berlaku.
“Perbedaannya sangat jelas dan tak boleh dicampuradukkan: Jika dimainkan tanpa taruhan uang, mengandalkan kemampuan berpikir dan strategi, serta bertujuan untuk prestasi — itu adalah olahraga. Sebaliknya, jika bertujuan mencari untung dari keberuntungan semata dengan menggunakan taruhan uang, itu tetap perjudian dan kami larang dengan tegas. ORADO justru hadir untuk memisahkan keduanya agar masyarakat terhindar dari kesalahpahaman dan masalah hukum,” jelas Rahmat.
Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan organisasi selalu terbuka untuk diawasi oleh kepolisian dan instansi terkait. Tidak ada unsur transaksi taruhan dalam setiap penyelenggaraan kegiatan; apresiasi yang diberikan murni sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang dicapai. “Selama mengikuti jalur resmi ORADO, setiap anggota mendapatkan kepastian hukum. Di sini Anda sedang berolahraga, bukan melakukan kegiatan yang melanggar aturan,” tegasnya.
Tanggapan Positif Dari Wartawan Senior
Langkah yang diambil ORADO Pengcab Garut ini juga mendapatkan apresiasi dari Budi HW, wartawan senior yang telah puluhan tahun mengamati perkembangan sosial dan olahraga di Kabupaten Garut.
“Ini terobosan yang sangat positif dan patut didukung. Selama ini memang banyak kesalahpahaman yang melekat, sehingga potensi positif dari permainan ini tidak tersalurkan dengan baik,” ujar Budi HW.
Menurutnya, keberadaan ORADO menjadi wadah yang tepat untuk mengubah citra sekaligus menyalurkan hobi masyarakat ke jalur yang sah dan bermanfaat. “Kalau dikelola dengan aturan yang jelas dan diawasi dengan baik, olahraga domino ini bisa menjadi sarana melatih kecerdasan, melatih kesabaran, serta mempererat persaudaraan antar warga. Saya melihat ORADO Garut telah melangkah dengan dasar hukum dan struktur yang kuat, sehingga layak mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah,” tambahnya.
Ia berharap ke depannya, keberadaan organisasi ini benar-benar dapat memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi kemajuan dunia olahraga di Kabupaten Garut secara keseluruhan.
Buka Pintu Keanggotaan, Ubah Stigma Jadi Kebanggaan
Di akhir pernyataannya, jajaran pimpinan mengajak seluruh warga Garut untuk membuka pandangan baru.
“Pintu keanggotaan kami terbuka lebar untuk siapa saja tanpa memandang latar belakang. Jadikan domino sebagai sarana mengasah kemampuan berpikir dan mempererat persaudaraan, bukan sebagai jalan instan mencari keuntungan. Mari bersama ORADO ubah citra lama yang keliru menjadi kebanggaan baru bagi Kabupaten Garut,” ajak H. Tanto Sutanto.
Sebuah langkah berani yang didukung fakta, struktur organisasi yang jelas, regulasi yang sah, serta apresiasi dari berbagai pihak. Kini terserah pada masyarakat: tetap memegang pandangan lama, atau mulai melihat domino sebagai olahraga yang bermanfaat dan positif.
(M.A. Zakariyya S.E)



