Bojonegoro, Jatim – Seorang anak dilaporkan tenggelam di aliran Kali Kening, di Dusun Nggoto, pada Kamis sore.
Informasi peristiwa itu beredar melalui unggahan video di media sosial yang memperlihatkan warga turun ke sungai.
Unggahan tersebut dibagikan akun Facebook bernama Alindaayu, lengkap dengan video dari lokasi kejadian.
Dalam caption unggahan, pengunggah menuliskan bahwa seorang anak tenggelam di Kali Kening, Desa Nggoto.
Bahkan, pengunggah juga menyebut korban telah ditemukan, sebagaimana tertulis dalam keterangan video itu.
“Tragedi sore tadi, ada anak tenggelam di Kali Kening Desa Nggoto, alhamdulillah sudah diketemuan,” tulisnya pada 25 Juni 2026.
Dari video yang beredar, tampak sejumlah warga berada di tengah aliran sungai untuk mencari korban.
Sementara itu, warga lainnya terlihat memadati bantaran sungai dan memantau proses pencarian dari tepi.
Beberapa orang tampak menyisir titik tertentu di permukaan air yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.
Suasana di lokasi terlihat ramai dan tegang. Warga pun terlibat langsung dalam proses pencarian secara manual.
Berdasarkan informasi yang beredar, korban disebut sempat hilang di aliran sungai sebelum akhirnya ditemukan.
Namun demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai identitas maupun usia korban tersebut.
Tak hanya itu, kronologi lengkap kejadian dan kondisi korban saat ditemukan juga belum dapat dipastikan.
Belum diketahui secara pasti pukul berapa korban mulai tenggelam dan bagaimana awal peristiwa itu terjadi.
Apakah korban saat itu sedang mandi, bermain, atau beraktivitas di sekitar sungai, juga belum terungkap.
Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari aparat desa maupun pihak berwenang lainnya.
Karena itu, detail peristiwa, identitas korban, dan status korban masih menunggu konfirmasi lanjutan.
Meski demikian, peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan anak di sekitar sungai.
Terlebih, aliran sungai terbuka kerap menjadi tempat bermain warga, tetapi juga menyimpan risiko besar.
Karena itu, kewaspadaan orang tua dan pengawasan lingkungan menjadi kunci agar peristiwa serupa tak berulang.
Sebagai pelengkap informasi peristiwa terjadi di dusun Nggoto, Desa Margorejo, Kecamatan Parengan, kabupaten Tuban. [Agus].

