• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Pemkab Bojonegoro Edukasi Asma, Agar Hidup Tetap Normal

    Rabu, 06 Mei 2026, Mei 06, 2026 WIB Last Updated 2026-05-06T10:17:37Z
    masukkan script iklan disini

         Bojonegoro Jatim | OpsJurnal Asia

    Pemkab Bojonegoro memperingati Hari Asma Sedunia 2026 dengan menguatkan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

    Upaya ini dilakukan lewat talkshow kesehatan agar warga lebih paham cara mengendalikan asma secara tepat.

    Kegiatan bertajuk “Sesak Bisa Dikontrol, Hidup Tetap Normal” digelar RSUD Sosodoro Djatikusumo Bojonegoro.

    Acara ini bekerja sama dengan Dinas Kominfo dan disiarkan melalui program SAPA di Radio Malowopati FM.

    Talkshow menghadirkan dr. Rizki Diah Anggraeni, sebagai narasumber untuk membahas penyakit asma.

    Diskusi dipandu host Lia Yunita dengan fokus pada pemahaman gejala, pemicu, dan cara pengendalian asma.

    Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Bojonegoro menegaskan pentingnya edukasi sebagai langkah pencegahan.

    “Asma bukan penghalang aktivitas. Dengan pengelolaan yang tepat, penderita tetap bisa hidup normal dan produktif,” ujar perwakilan Pemkab Bojonegoro.

    Ia menjelaskan asma merupakan penyakit paru yang dapat dikontrol sehingga pasien tetap bisa normal.

    Pemicu asma beragam, mulai alergi debu, udara dingin, hingga gaya hidup tidak sehat seperti obesitas.


    Faktor keturunan juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami asma sejak usia anak maupun dewasa.

    Selain itu, gangguan asam lambung bisa memperburuk kondisi asma karena keterkaitan sistem tubuh.

    Ia menambahkan asma pada anak bisa membaik seiring usia, namun ada juga yang muncul saat dewasa.

    Gejala seperti ngorok disertai batuk saat tidur perlu diwaspadai karena bisa mengarah pada sleep apnea.

    Masyarakat diimbau tetap aktif dan produktif karena asma dapat dikendalikan dengan penanganan yang tepat.

    Kunci utamanya adalah deteksi dini, kontrol rutin, dan kesadaran menjaga pola hidup sehat.

    Melalui kegiatan ini pada 6 Mei 2026, Pemkab Bojonegoro berharap kesadaran masyarakat terhadap asma semakin meningkat.

    Tujuannya agar kualitas hidup penderita tetap terjaga dan mampu menjalani kehidupan secara normal. [Ags].
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini