Bojonegoro Jatim | OpsJurnal.Asia
Kementerian ESDM kembali mengambil langkah strategis untuk memperkuat tata kelola energi nasional.
Undangan resmi tertanggal 5 Mei 2026 menjadi penanda digelarnya pelantikan pejabat pimpinan ESDM dan SKK Migas.
Agenda pengambilan sumpah jabatan itu dilaksanakan secara virtual pada Rabu, 6 Mei 2026, melalui konferensi video.
Acara dijadwalkan berlangsung pukul 11.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Menteri ESDM dari pusat kendali.
Format daring dipilih sebagai bentuk adaptasi birokrasi terhadap efisiensi kerja serta fleksibilitas di era digital.
Dalam undangan yang ditandatangani Sekjen ESDM, tamu diminta hadir 15 menit lebih awal sebelum acara dimulai.
Ketentuan berpakaian sipil lengkap juga ditegaskan sebagai bagian dari standar formal dalam pelantikan pejabat.
“Pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari penguatan organisasi untuk menjawab tantangan energi,” ujar pejabat ESDM.
Pelantikan ini menjadi bagian dari konsolidasi internal di tengah dinamika global dan tuntutan produksi migas nasional.
“Posisi strategis harus diisi oleh figur yang mampu mempercepat kinerja dan menjaga kesinambungan sektor energi.”
Sejumlah pemangku kepentingan turut diundang dalam agenda tersebut untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga.
Mereka meliputi Komite BPH Migas, Dewan Energi Nasional, pimpinan SKK Migas, dan pejabat tinggi pratama.
Kehadiran lintas unsur itu menegaskan pelantikan ini membawa dimensi koordinatif, bukan sekadar internal.
Momentum ini sekaligus menandai pergerakan roda organisasi sektor energi yang terus beradaptasi.
“Ke depan, arah kebijakan sangat ditentukan oleh integritas dan kapasitas pejabat yang dilantik hari ini.” [Ags].

