Bojonegoro Jatim | OpsJurnal Asia
Kabupaten Bojonegoro kembali diguncang kecelakaan lalu lintas pada jalur utama Bojonegoro–Babat, Sabtu dini hari, 09 Mei 2026.
Peristiwa itu terjadi di wilayah Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, sekitar pukul 04.15 WIB saat arus kendaraan masih lengang.
Dua kendaraan angkutan berat terlibat benturan keras di badan jalan nasional yang menjadi urat nadi distribusi wilayah barat Jawa Timur.
Truk bernomor polisi D 9069 AG melaju dari arah timur menuju barat sebelum akhirnya menghantam kendaraan di depannya.
Kendaraan yang ditabrak merupakan truk tronton bernomor polisi D 9098 YV yang sedang berhenti di tepi jalan raya.
Diduga sopir truk kurang konsentrasi akibat mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan saat melintas subuh hari.
Benturan terjadi pada bagian belakang truk tronton hingga menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan material cukup serius.
Meski tabrakan melibatkan dua kendaraan besar, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka-luka.
Pengemudi truk D 9069 AG diketahui bernama Ade Suratman, warga Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sementara sopir truk tronton bernomor polisi D 9098 YV diketahui bernama Moc Abdul Sodikin, warga Desa Sukowati, kecamatan Kapas.
Kecelakaan dini hari itu kembali memperlihatkan tingginya risiko perjalanan logistik jarak jauh pada jalur nasional Bojonegoro.
Faktor kelelahan dan kantuk masih menjadi ancaman serius bagi pengemudi kendaraan berat yang bekerja dalam tekanan waktu.
Jalur Bojonegoro–Babat sendiri dikenal sebagai lintasan padat kendaraan angkutan barang dengan mobilitas tinggi setiap hari.
Saat kejadian berlangsung, kondisi jalan relatif sepi sehingga dugaan hilangnya fokus pengemudi menjadi perhatian utama warga sekitar.
Seseorang berinisial SN (50), warga setempat yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, mengaku mendengar suara benturan keras saat subuh.
“Suara tabrakannya keras sekali. Warga langsung keluar rumah karena dikira ada kendaraan terguling di jalan raya,” ujarnya.
Menurut SN, kecelakaan di jalur nasional kawasan Kapas cukup sering terjadi, terutama saat dini hari hingga menjelang pagi.
Warga berharap pengemudi angkutan berat lebih memperhatikan kondisi tubuh sebelum melakukan perjalanan jarak jauh pada malam hari.
Arus lalu lintas sempat mengalami perlambatan akibat posisi kendaraan besar yang berada di sisi jalur utama nasional tersebut.
Kasus kecelakaan kini masih dalam penanganan Sat Lantas Polres Bojonegoro untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. [Ags].

