Bojonegoro, Jatim | OpsJurnal.Asia.
Opini, - Menilai kepala desa tidak cukup dari pidato atau janji kampanye. Ukuran utamanya adalah manfaat yang benar-benar dirasakan warga.
Pelayanan administrasi menjadi indikator paling mudah dilihat. Warga dapat menilai apakah urusan surat menjadi cepat dan mudah.
Jika masyarakat tidak lagi dipersulit saat mengurus dokumen, berarti pemerintahan desa berjalan sesuai fungsi pelayanan.
Pembangunan juga menjadi ukuran penting. Jalan, jembatan, irigasi, dan fasilitas umum harus terlihat hasil serta manfaatnya.
Anggaran desa seharusnya menghasilkan perubahan nyata. Bukan hanya rencana, tetapi pembangunan yang dirasakan warga.
Kepala desa yang bekerja biasanya memahami kondisi lapangan. Ia mengetahui kebutuhan masyarakat di setiap wilayah desa.
Pemimpin yang aktif tidak hanya duduk di kantor. Ia turun langsung melihat persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
Transparansi menjadi penilaian berikutnya. Warga berhak mengetahui penggunaan dana desa dan program yang dijalankan.
Informasi anggaran yang terbuka menunjukkan adanya tanggung jawab dalam mengelola uang milik masyarakat desa.
Pembangunan desa juga dapat dinilai dari kemampuan kepala desa menjalin koordinasi dengan pemerintah di atasnya.
Hubungan yang baik dengan OPD terkait sering membuka peluang masuknya bantuan pembangunan dari pemerintah daerah.
Bantuan dapat berupa jalan, saluran irigasi, penerangan, fasilitas umum, hingga program pemberdayaan masyarakat.
Koordinasi yang aktif sangat penting karena tidak semua kebutuhan pembangunan dapat dibiayai melalui dana desa.
Dana desa memiliki batas penggunaan. Karena itu, dukungan program dari pemerintah daerah sering kali dibutuhkan.
Kepala desa yang aktif biasanya rajin berkomunikasi serta memperjuangkan usulan pembangunan bagi warganya.
Semakin baik koordinasi yang dibangun, semakin besar peluang desa memperoleh bantuan pembangunan tambahan.
Manfaatnya dapat dirasakan melalui pembangunan yang lebih cepat dan mampu menjangkau kebutuhan yang lebih luas.
Sebaliknya, jika bantuan pembangunan sangat sedikit atau bahkan tidak pernah masuk ke suatu desa ini yang jadi pertanyaan.
Masyarakat tentu berhak bertanya apa penyebabnya. Apakah usulan yang diajukan tidak kawal? Atau koordinasi kurang berjalan baik.
Hal tersebut dapat menjadi bahan evaluasi karena komunikasi dengan OPD merupakan bagian dari tugas kepemimpinan.
Pemimpin desa bukan hanya mengelola anggaran yang ada, tetapi juga harus mampu mencari peluang pembangunan.
Desa yang berkembang biasanya dipimpin oleh sosok yang aktif menjemput program, bukan sekadar menunggu bantuan.
Kemampuan menerima kritik juga penting. Kepala desa yang baik tidak mudah tersinggung ketika mendapat masukan warga.
Kritik seharusnya menjadi bahan evaluasi. Dari kritik itulah pelayanan dan pembangunan dapat diperbaiki ke depan.
Kemajuan ekonomi desa juga dapat menjadi tolok ukur. Potensi desa harus mampu dikembangkan untuk kesejahteraan warga.
Pertanian, peternakan, UMKM, wisata, atau BUMDes perlu didorong agar memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Kehadiran pemimpin di tengah warga menjadi penilaian lain. Masyarakat dapat melihat apakah ia benar-benar peduli.
Pemimpin yang baik hadir saat warga membutuhkan. Bukan hanya muncul ketika ada acara-acara atau menjelang pemilihan.
Kerja sama dengan RT, RW, lembaga desa, dan tokoh masyarakat juga menentukan keberhasilan pembangunan desa.
Kemajuan desa tidak lahir dari satu orang. Dibutuhkan kemampuan merangkul dan menggerakkan seluruh elemen masyarakat.
Penilaian kepala desa sebaiknya didasarkan pada fakta. Bukan karena hubungan keluarga, kedekatan, atau kelompok tertentu.
Lihat hasil kerjanya, rasakan manfaatnya, dan perhatikan perubahan yang terjadi selama masa kepemimpinannya.
Sederhananya, kepala desa yang bekerja membuat pelayanan lebih mudah, pembangunan lebih terasa, dan warga lebih didengar.
Ia juga mampu menghadirkan program dari berbagai sumber sehingga pembangunan desa tidak hanya bergantung pada dana desa.
Jika manfaatnya dirasakan masyarakat secara luas, maka kinerja kepala desa tersebut dapat dinilai berjalan dengan baik. [Agus].

