Seluma,OpsJurnal.Asia -
Begini nasib bangunan SD Negeri 50 yang berlokasi di Desa Gunung Mesir, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, dimana bangunan sekolah yang rata dengan tanah tak kunjung juga diperbaiki hingga saat ini.
Akibatnya, bukan hanya mengganggu proses pembelajaran saja, kondisi psikologis mental siswa dalam memperoleh pendidikan juga mengalami hambatan tersendiri.
Namun demikian, disinyalir anggaran pembangunan yang ada di Kabupaten Seluma terkendala kepentingan yang lebih tinggi. Kebutuhan pendidikan dianggap bukan hal utama ketimbang sejumlah proyek yang terkadang bukan termasuk skala prioritas.
Kepala Sekolah SDN 50 Seluma, Harlaini, S.Pd, Gr mengatakan, bahwa kerusakan bangunan terjadi sejak 5 tahun yang lalu. Saat itu kerusakan hanya 4 ruang kelas saja. Namun karena tidak ada penanganan, kerusakan meluas ke sejumlah ruang kelas lainnya bahkan saat ini gedung sudah rata dengan tanah.
“Saya juga baru menjabat kepala sekolah disini, namun informasi yang saya dapat dari dewan guru kalau gedung yang rusak itu ada 4, yang 2 gedung sudah dibangun tapi itu 5 tahun yang lalu, sedangakan 2 gedung lagi sudah rata sama tanah hanya menyisakan dinding yang masih berdiri,” jelasnya Rabu (22/4).
Harlaini menambahkan, bahwa pihak sekolah mengaku telah melaporkan kondisi tersebut ke Dinas Pendidikan Kabupaten Seluma. Bahkan proposal pengajuan permohonan perbaikan gedung sekolah juga telah dilayangkan.
“Kepala Sekolah sebelumnya sudah memberikan proposal ke Dinas Pendidikan Seluma, tapi belum ada respon. Kemungkinan dalam minggu ini kami akan membuat proposal lagi dan akan segera kami berikan ke Dinas Pendidikan Seluma,” pungkasnya.
Para guru dan siswa berharap agar pemda melalui instansi terkait bisa segera memperbaiki sekolah mereka, agar proses belajar mengajar bisa berjalan efektif dan maksimal.
(Yd)

