• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Dua Warga Pengaradan Ditemukan Tewas di Atap Masjid, Diduga Tersengat Listrik Saat Pasang Lampu

    Kamis, 26 Maret 2026, Maret 26, 2026 WIB Last Updated 2026-03-26T15:37:19Z
    masukkan script iklan disini



    Brebes, opsjurnal.asia – Warga Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan dua jasad pria di atap lantai tiga Masjid Jami Miftahul Jannah, Rabu (25/3/2026) sore hingga malam.

    Kedua korban diketahui merupakan warga setempat yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri. Mereka berinisial IW (28) dan BM (33).

    Keduanya terakhir terlihat pada Jumat (20/3/2026). Sejak saat itu, keluarga bersama warga dan aparat kepolisian melakukan pencarian intensif. Informasi kehilangan juga sempat disebarluaskan melalui media sosial dengan harapan keduanya segera ditemukan.

    Namun, pencarian tersebut berakhir duka setelah jasad keduanya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi yang tidak terduga, yakni di atas atap masjid.

    Penemuan bermula dari kecurigaan warga yang melihat adanya belatung berjatuhan dari bagian atas bangunan masjid. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada marbot. Saat dilakukan pengecekan, marbot mendapati dua tubuh pria dalam kondisi mengenaskan tergeletak di atas atap.

    Kondisi korban saat ditemukan sangat memprihatinkan. Tubuh keduanya mengalami luka bakar hampir di seluruh bagian, sebagian telah menghitam dan membusuk, yang mengindikasikan bahwa mereka telah meninggal dunia sejak beberapa hari sebelumnya.

    Marhadi, sepupu salah satu korban, mengungkapkan bahwa sebelum dinyatakan hilang, keduanya sempat terlihat berada di area masjid untuk memasang lampu di bagian menara kubah.

    “Sempat minta diantar ke rumah istrinya, tapi saya sedang sibuk. Setelah itu saya lihat mereka turun,” ujarnya saat ditemui di kamar jenazah RSUD Brebes.

    Sejak saat itu, keduanya tidak lagi terlihat hingga akhirnya dilaporkan hilang oleh keluarga pada Sabtu (21/3/2026), bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri.

    Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat melakukan pekerjaan di ketinggian. Hal ini diperkuat dengan adanya luka bakar serius pada tubuh korban.

    Meski demikian, pihak kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kematian. Kapolsek Tanjung AKP R. Imam Prihadi membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan penyelidikan masih berlangsung.

    “Penyebab pasti masih dalam penyelidikan. Pihak keluarga juga menolak autopsi, sehingga jenazah telah diserahkan untuk dimakamkan,” jelasnya.

    Proses evakuasi jenazah sempat menjadi perhatian warga karena lokasi korban berada di ketinggian dan sulit dijangkau. Petugas harus bekerja ekstra hati-hati saat mengevakuasi kedua jenazah.

    Peristiwa ini tidak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya keselamatan kerja, khususnya saat melakukan aktivitas di area berisiko tinggi seperti instalasi listrik dan pekerjaan di ketinggian.

    (DIYARNI) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini