• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Komunitas Telolet Mania Indonesia Hadirkan Hiburan dan Edukasi Bagi Warga

    Sabtu, 28 Februari 2026, Februari 28, 2026 WIB Last Updated 2026-02-28T02:35:16Z
    masukkan script iklan disini



    Jakarta,OpsJurnal.Asia -


    Meski masa booming-nya telah lama berlalu, lantunan klakson unik “Om Telolet Om” ternyata masih kerap terdengar di sejumlah wilayah. Para penggemar klakson bernada khas ini rupanya masih cukup banyak.



    Tak hanya bus antar kota antar provinsi (AKAP), sejumlah masyarakat juga memasang klakson telolet pada kendaraan pribadi, bahkan pada mobil odong-odong. Tujuannya untuk menambah daya tarik, terutama bagi anak-anak dan keluarga. Dampaknya pun cukup terasa, karena variasi lagu yang dibawakan mampu menarik perhatian dan meningkatkan jumlah penumpang.



    Di Jakarta, terdapat komunitas bernama Telolet Mania Indonesia yang aktif mewadahi para penggemar klakson unik tersebut. Mereka biasa berkumpul di sisi barat area parkir Terminal Terpadu Pulogebang yang menjadi basis kegiatan mereka.



    Kehadiran komunitas ini menjadi obat rindu bagi para penggemar klakson telolet. Selain menghibur, kegiatan mereka juga mengedepankan unsur edukasi.



    “Kehadiran kami selain bertujuan menghibur juga sebagai sarana edukasi. Jadi kami berkumpul di sini untuk menunjukkan bahwa menikmati dan menyaksikan penampilan suara ‘Om Telolet’ tidak harus dengan menghentikan kendaraan yang memasang klakson tersebut,” ujar Nico Nicki, Ketua Komunitas Telolet Mania Indonesia.



    Menurutnya, keselamatan dan ketertiban lalu lintas tetap menjadi prioritas utama. Karena itu, komunitas ini mengajak para penggemar untuk menikmati hiburan dengan cara yang aman dan tertib.



    Selain sebagai ajang hiburan, pertemuan rutin ini juga menjadi sarana silaturahmi dan bertukar informasi antaranggota. Bahkan, beberapa di antaranya memanfaatkan momen tersebut untuk berjualan stiker, gantungan kunci, hingga aneka camilan.



    Setiap Minggu sore, para anggota biasanya berkonvoi mengelilingi kawasan Pulogebang sambil membunyikan klakson bernada unik, lalu berkumpul di basecamp Terminal Terpadu Pulogebang. Kehadiran mereka pun kerap disambut antusias oleh warga sekitar.

    (NA)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini