Bandung,OsJurnal.Asia -
Polda Jawa Barat melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI) terus melakukan penanganan dan identifikasi terhadap korban bencana longsor yang terjadi di wilayah Cisarua. Hingga Selasa, 27 Januari 2026, pukul 17.30 WIB, Tim DVI telah menerima total 45 kantong jenazah korban longsor.
Penambahan jumlah kantong jenazah tersebut berasal dari penemuan satu korban pada malam hari, 26 Januari 2026, serta lima korban lainnya yang ditemukan pada siang hari, 27 Januari 2026. Sebelumnya, jumlah kantong jenazah yang berhasil dihimpun tercatat sebanyak 39 kantong, sehingga dengan penemuan terbaru ini total keseluruhan meningkat menjadi 45 kantong jenazah.
Dari total tersebut, Tim DVI Polda Jawa Barat telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 30 jenazah secara medis dan forensik. Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.
Tim DVI Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus menuntaskan proses pencarian dan identifikasi jenazah secara maksimal. Proses tersebut dilakukan dengan bekerja sama bersama seluruh unsur terkait, guna memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan dipulangkan kepada keluarga masing-masing.
Polda Jawa Barat memastikan seluruh tahapan penanganan korban bencana dilakukan dengan mengedepankan profesionalisme, ketelitian, serta nilai-nilai kemanusiaan.
(BS)

