• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Polisi Gagalkan Tawuran di Bogor, 7 Pemuda Diamankan dan 3 Celurit Disita

    Selasa, 25 November 2025, November 25, 2025 WIB Last Updated 2025-11-25T03:31:17Z
    masukkan script iklan disini




    Bogor,OpsJurnal.Asia - 

    Sebanyak tujuh pemuda laki-laki dan perempuan diamankan polisi karena diduga hendak tawuran di Bogor Tengah, Kota Bogor. Tiga senjata tajam jenis celurit disita.



    "Telah diamankan 5 orang laki-laki dan 2 orang perempuan yang akan melakukan tawuran di Jl Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah," kata Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Eko Agus, Selasa (25/11/2025).





    Eko menyebut tujuh pemuda tersebut diamankan ketika sedang berkumpul di depan salah satu SD di Kota Bogor pada dinihari tadi sekitar pukul 01.12 WIB. Mereka mengaku sudah janjian tawuran dengan kelompok lain di kawasan Manunggal, Kota Bogor.





    "Mereka sudah janjian dengan kelompok Menteng Street untuk tawuran di daerah Manunggal, namun mereka keburu diamankan oleh tim piket Polsek Bogor Tengah," kata Eko.





    "Kemudian di sekitar lokasi ditemukan tiga buah celurit yang disembunyikan di pot bunga dekat SD sekitar pabrik es," lanjutnya.





    Hasil pemeriksaan, kata Eko, 7 pemuda tersebut berasal dari kelompok geng yang sering terlibat tawuran. Kelompok mereka diketuai pria berinisial DH dan sedang diselidiki polisi.





    "Hasil wawancara, mereka tergabung di grup PSB atau Pemuda Strong Boy dengan ketua saudara DH (20) yang bermarkas sekitar SD. Kelompok baru berdiri sekitar satu bulanan. Kelompok tersebut sudah beberapa kali tawuran," kata Eko.





    "Saudara DH tidak ada di lokasi saat kejadian, masih penyelidikan. Dijelaskan oleh mereka senjata tajam tersebut dibawa ke lokasi oleh DH dan YG," imbuhnya.





    Saat ini, tujuh pemuda tersebut diamankan di Mapolsek Bogor Tengah untuk pemeriksaan. Polisi berencana memanggil orang tua tujuh pemuda untuk dilakukan pembinaan.





    "Mengamankan pelaku dan barang bukti. (Kemudian) Akan memanggil keluarga pelaku dan koordinasi dengan Dinsos Kota Bogor untuk pembinaan," kata Eko.

    Sumber:derik.com
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini