KOTA TEGAL, opsjurnal.asia – Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono melepas Kontingen Santri Madrasah Diniyah (Madin) Kota Tegal yang akan berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026.
Pelepasan kontingen berlangsung di Peringgitan Rumah Dinas Wali Kota Tegal, Senin (5/10/2026) pagi. Sebanyak 32 santri terpilih akan membawa nama Kota Tegal dalam ajang yang mempertemukan kontingen dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah tersebut.
Dalam sambutannya, Dedy Yon memberikan dukungan dan motivasi kepada para santri agar tampil percaya diri serta mengerahkan kemampuan terbaik selama mengikuti perlombaan.
Menurutnya, kompetisi tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana membentuk mental dan karakter generasi muda agar terbiasa menghadapi persaingan.
“Mental-mental kompetitif harus ditanamkan sejak usia dini. Agar kelak anak-anak kita tidak gagap menghadapi perkembangan zaman yang sarat dengan persaingan,” ujar Dedy Yon.
Ia berpesan agar para santri tidak hanya membawa nama madrasah masing-masing. Menurutnya, seluruh peserta kini mengemban tanggung jawab membawa nama baik Kota Tegal di tingkat provinsi.
“Bertandinglah dengan sungguh-sungguh dan tampil semaksimal mungkin. Jaga nama baik Kota Tegal,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Tegal, Firman Hadi, menjelaskan bahwa para santri yang tergabung dalam kontingen merupakan hasil seleksi Porsadin tingkat Kota Tegal yang digelar pada 18-20 September 2026.
“Dari event tingkat kota tersebut, terpilih 32 santri yang berhasil menjadi juara dan kini menjadi bagian dari kontingen resmi Kota Tegal,” kata Firman.
Ia menjelaskan, Porsadin Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 akan berlangsung pada 9-10 Oktober 2026 di Kabupaten Tegal. Kontingen Kota Tegal akan mengikuti 16 jenis perlombaan dan bersaing dengan 35 kontingen kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Firman berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti kompetisi.
“Besar harapan kami kontingen santri Madin Kota Tegal dapat tampil maksimal dan menjadi yang terbaik di setiap perlombaan. Untuk itu, kami memohon doa restu dari Bapak Wali Kota demi kelancaran dan keberhasilan anak-anak kita,” ujarnya.
Dedy Yon juga menyampaikan apresiasi kepada para guru Madrasah Diniyah atau asatidz dan asatidzah yang selama ini telah membimbing dan membekali para santri dengan ilmu agama serta nilai-nilai akhlak.
Menurutnya, peran para guru Madin sangat penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan pemahaman agama yang kuat.
Pelepasan kontingen ditandai dengan pembacaan basmalah oleh Wali Kota Tegal. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Tegal, Sekretaris Daerah, sejumlah kepala OPD terkait, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal Kasiman Mahmud Deski, serta Ketua FKDT Kota Tegal Ustadz Solichun.
(Yani)


