Garut — Opsjurnal.asia — Tim liputan Opsjurnal.asia melakukan wawancara eksklusif dengan Kepala SMA Negeri 3 Garut, Drs. H. Asep Ansor Mujahidin, M.Si., terkait persiapan penyelenggaraan kegiatan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026. Kegiatan pembinaan karakter tersebut akan dilaksanakan pada Jumat hingga Minggu, tanggal 16‑18 Oktober 2026, bertempat di Alun‑Alun Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut.
Dalam pernyataan akademisnya, Drs. H. Asep Mujahidin, M.Si., menjelaskan bahwa penyelenggaraan KKRI merupakan wujud implementasi pendidikan karakter nasional yang terintegrasi ke dalam proses pembelajaran di lingkungan sekolah. “Kegiatan ini bukan sekadar latihan fisik semata, melainkan upaya terstruktur untuk menumbuhkan kesadaran bela negara, kecintaan terhadap tanah air, serta pembentukan jiwa kepemimpinan dan ketangguhan mental bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan masa depan,” ujar beliau.
Lebih lanjut Kepala Sekolah menyampaikan bahwa tujuan utama penyelenggaraan KKRI adalah membentuk peserta didik yang memiliki disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan sesuai dengan visi SMAN 3 Garut yaitu Berprestasi, Berkarakter, Berbudaya. Kegiatan ini akan diikuti oleh siswa‑siswi terpilih SMAN 3 Garut dan bekerja sama dengan Komando Koramil 1105/Cibatu guna menyusun rangkaian materi pembinaan yang terukur dan berlandaskan nilai‑nilai kebangsaan.
“Kami berharap melalui program ini, generasi muda kita dapat tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara. Hal ini selaras dengan semangat bersama kita untuk mewujudkan generasi yang tangguh, disiplin, dan berkarakter,” tambah Drs. H. Asep Mujahidin, M.Si.
Tim liputan opsjurnal.asia mencatat bahwa seluruh persiapan administrasi, materi, dan kebutuhan teknis kegiatan telah diselesaikan oleh panitia sekolah bersama mitra pembina dari Koramil 1105/Cibatu. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti rangkaian latihan pembinaan kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan pembentukan jiwa kepemimpinan yang terpadu.
(M.A. Zakariyya S.E)



