Medan,OpsJurnal.Asia -
Oknum polisi yang menangkap terduga pelaku pencurian kelapa sawit di perusahaan PT Milano diperiksa Propam Polda Sumatera Utara (Sumut). Pemeriksaan itu terkait dugaan penembakan dan penganiayaan terhadap terduga pelaku pencurian sawit tersebut."Kita proses pemeriksaannya di Propam Polda Sumut," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Feryy Walintukan, saat dikonfirmasi Senin (12/10/2026).
Dia mengatakan, Propam Polda Sumut masih mendalami apakah tindakan penembakan terhadap terduga pelaku pencurian sawit tersebut telah sesuai dengan prosedur.
"Apakah proses penembakannya sesuai prosedur atau tidak," katanya.
Ferry menyebutkan, kasus tersebut saat ini masih ditangani Polda Sumut. Dia meminta masyarakat bersabar dan memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan.
Sebelumnya diberitakan, satu video memperlihatkan warga di Desa Sei Nahodaris, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu menggeruduk salah satu perumahan perkebunan sawit viral. Peristiwa itu terjadi karena ada seorang pria berinisial RA diduga dianiaya oknum petugas keamanan perusahan, gegara diduga mencuri berondolan sawit.
Berdasarkan dari video beredar pada Sabtu (10/10/2026), ada puluhan warga yang mendatangi perumahan perusahaan perkebunan sawit tersebut. Warga terlihat meluapkan kekesalan dan mempertanyakan keberadaan diduga pelaku.
Akibat dugaan penembakan terhadap RA tersebut, menimbulkan kemarahan warga setempat hingga mencari pelaku dugaan penembakan ke perumahan perkebunan sawit tersebut.
Sumber:detik.com


