Medan,OpsJurnal.Asia -
Tim gabungan Satresnarkoba Polrestabes Medan, Polda Sumatera Utara, BNNP Sumut, dan Satpol PP menghancurkan enam barak yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba di bantaran rel kereta api Medan-Binjai, Desa Serbajadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
"Penghancuran tersebut dilakukan pada Senin (12/10) sore, dalam operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) setelah kami kembali menemukan dugaan praktik jual beli narkoba di kawasan tersebut berdasarkan hasil pemantauan," kata Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha di Medan, Selasa.
Ia menyebutkan bantaran rel kereta api Medan-Binjai di Desa Serbajadi sebelumnya juga menjadi sasaran penggerebekan karena diduga digunakan sebagai lokasi transaksi narkoba.
Dalam operasi kali ini, petugas mengamankan seorang pria berinisial IR (36), warga Kecamatan Medan Timur, yang disebut sebagai pengguna narkoba.
IR merupakan satu dari sejumlah orang yang melarikan diri saat mengetahui kedatangan petugas.
“Kami amankan satu orang, statusnya merupakan pengguna dan telah kami tes urine di lokasi. Kami juga temukan dua paket sabu siap pakai, sejumlah alat isap, dan barang bukti lain,” ujar dia.
Rafli menjelaskan lokasi tersebut dilengkapi sejumlah pos pemantau yang terhubung dengan barak-barak narkoba sehingga orang-orang di lokasi dapat mengetahui kedatangan petugas dan melarikan diri.
Ia menambahkan, enam barak yang ditemukan di bantaran rel kereta api tersebut kemudian dihancurkan dan dibakar untuk mencegah lokasi itu kembali digunakan untuk aktivitas serupa.
Polrestabes Medan berkomitmen memberantas segala bentuk peredaran narkoba di wilayah hukumnya, termasuk menindak lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkotika.
Upaya tersebut dilakukan melalui operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) yang terus dilaksanakan untuk menekan peredaran narkoba di kawasan rawan.
Sumber:sumut.antaranews.com


