• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates
    BREAKING NEWS
    Memuat Breaking News...

    Iklan

    Iklan

    📈 LIVE MARKET

    👋 Halo!

    Selamat datang di OPS Jurnal.
    Temukan berita terbaru, investigasi, dan informasi terpercaya setiap hari.

    Semua Layanan Ops Jurnal
    📰
    📰 BERITA TERKINI
    Memuat berita terbaru...

    Kebakaran Hebat Landa Pasar Andir Bayongbong Garut: Puluhan Kios Ludes, ASDA II Garut Turun Langsung di Tengah Malam

    Kamis, 08 Oktober 2026, Oktober 08, 2026 WIB Last Updated 2026-10-08T01:06:09Z
    masukkan script iklan disini

    Garut — Opsjurnal.asia — Malam yang seharusnya tenang berubah menjadi mencekam. Kebakaran besar melanda kawasan Pasar Andir, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Rabu malam (7/10/2026). Kobaran api membumbung tinggi, memerah langit malam, dan dengan cepat melalap deretan tempat usaha pedagang.

     


    Peristiwa bermula sekitar pukul 21.35 WIB, saat laporan pertama diterima petugas. Dalam hitungan menit, api membesar dan merambat cepat ke sejumlah blok pasar — Blok A, Blok B, Blok C, hingga Blok Mawar di bagian tengah dan belakang kawasan pasar. Kondisi bangunan yang padat, material bangunan yang mudah terbakar, serta tiupan angin memperparah penyebaran api.

     

    Sebagian atap bangunan jebol terbakar. Rekaman warga memperlihatkan kobaran api yang mengamuk sementara para pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangan yang masih dapat dikeluarkan. Hingga dini hari, proses pemadaman dan pendinginan masih berlangsung.

     

    81 Personil Dan Belasan Armada Diturunkan

     

    Upaya pemadaman melibatkan gabungan unsur terkait. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut mengerahkan armada dari berbagai pos — Mako, Cikajang, Kota, dan Leles — dengan total 7 unit kendaraan pemadam. Bergabung pula BPBD, TNI, Polri, PMI, Dinas Kesehatan, serta relawan, berjumlah sekitar 81 personel yang berjibaku menjinakkan api.

     

    Kepala Disdamkarmat U. Basuki Eko menyatakan unit pertama tiba di lokasi dalam waktu 13 menit sejak laporan diterima, menunjukkan respons cepat petugas di lapangan.

     



    Asda II Dedi Mulyadi Turun Langsung Tengah Malam


    Pemerintah Kabupaten Garut bergerak cepat. Asisten Daerah (ASDA) II Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Dedi Mulyadi, S.H., M.Si., turun langsung ke lokasi di tengah malam. Ia didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Camat Bayongbong guna memantau langsung penanganan bencana.

     

    "Kebakaran Pasar Andir Kecamatan Bayongbong, saya bersama Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan serta Camat Bayongbong berada di lokasi," ujar Dedi Mulyadi di hadapan awak media.

     

    Kehadiran pimpinan daerah di lokasi diharapkan menjadi jaminan bahwa penanganan pascakebakaran tidak berhenti pada pemadaman semata, melainkan diikuti pendataan kerugian dan bantuan bagi para pedagang.

     

    26 Kios Terdampak, Sumber Penghidupan Hangus

     

    Berdasarkan data sementara, sedikitnya 26 kios/lapak pedagang terdampak kebakaran. Jumlah ini masih dapat bertambah seiring kelengkapan pendataan. Para pedagang yang terkena dampak berasal dari Desa Mulyasari, Ciburuy, hingga wilayah sekitar seperti Sukaresmi, Samarang, dan Cisurupan.

     

    Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materi belum dapat dipastikan angka pastinya karena pendataan masih berlangsung. Diduga kuat kebakaran bermula dari korsleting listrik, meskipun penyebab resmi masih diselidiki pihak berwenang.

     

    Bagi para pedagang, musibah ini bukan sekadar bangunan yang hangus. Di balik setiap kios yang rata dengan tanah, terdapat modal, barang dagangan, dan mata pencaharian keluarga yang diandalkan sehari-hari. Tangisan kepanikan tak terelakkan saat mereka menyaksikan tempat mencari nafkah dilalap api.

     

    Harapan Pemulihan Dan Tindak Lanjut

     

    Pasar Andir merupakan salah satu pusat perekonomian masyarakat di Bayongbong dan sekitarnya. Kebakaran ini ikut mengganggu denyut perdagangan warga. Para pedagang terdampak berharap pemerintah segera melakukan pendataan kerugian, memberikan bantuan pemulihan, serta memastikan pembangunan kembali pasar dapat segera direalisasikan.

     

    Hingga berita ini diturunkan, api telah berhasil dipadamkan namun pendinginan masih berlangsung. Pemerintah daerah berjanji akan menindaklanjuti hasil pendataan untuk memberikan kepastian kepada warga. Satu malam mengubah puluhan tempat usaha menjadi puing, namun semangat bangkit para pedagang diharapkan tak ikut terbakar.


    (Acep N Permana)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini