• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates
    BREAKING NEWS
    Memuat Breaking News...

    Iklan

    Iklan

    📈 LIVE MARKET

    👋 Halo!

    Selamat datang di OPS Jurnal.
    Temukan berita terbaru, investigasi, dan informasi terpercaya setiap hari.

    Semua Layanan Ops Jurnal
    📰
    📰 BERITA TERKINI
    Memuat berita terbaru...

    Dodi Dan Oscar Diduga Kuat Sebagai Pihak Pengendali Bisnis Ilegal tersebut!!!

    Suara rakyat
    Selasa, 29 September 2026, September 29, 2026 WIB Last Updated 2026-09-29T14:08:49Z
    masukkan script iklan disini

     

    Lampung Selatan,NATAR,-Opsjurnal.asia, — Lahan parkir truk Fuso yang terletak tepat di depan SPBU Batupuru, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, diduga disalahgunakan menjadi tempat bongkar muat solar subsidi secara ilegal. Dua sosok yang disebut sebagai Dodi dan Oscar diduga menjadi pelaku utama yang mengelola aktivitas tersebut.


    Berdasarkan informasi yang diterima eh tim investigasi Rekanmedia210, solar subsidi yang diduga diambil dari penyaluran resmi terutama SPBU Batupuru dan SPBU Candimas dipindahkan di lahan parkir tersebut. Selanjutnya, bahan bakar itu diangkut menggunakan mobil Panther berwarna putih dengan nomor polisi B 9497. Kendaraan ini diduga beroperasi sebagai armada pengangkut pengumpan, bolak-balik membawa solar dari lokasi bongkar muat menuju gudang penampungan utama. Selasa (29/9/2026) 


    Pemanfaatan lahan yang terbuka dan berada persis di depan SPBU ini memicu kecurigaan warga sekitar. Pola kerja yang dilakukan secara terjadwal ini diduga sudah berlangsung dalam waktu yang cukup lama, seolah dibiarkan berjalan tanpa pengawasan ketat.


    Masyarakat natar meminta pihak Dittipiter Polda Lampung, Polres Lampung Selatan, serta manajemen Pertamina untuk segera turun ke lokasi. Pemeriksaan terhadap kendaraan jenis panther putih B 9497, identitas Dodi dan Oscar, serta pihak yang terlibat lain perlu dilakukan agar jaringan pengalihan solar subsidi ini dapat diputus dan dipertanggungjawabkan secara hukum.(red) 


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini