• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates
    BREAKING NEWS
    Memuat Breaking News...

    Iklan

    Iklan

    📈 LIVE MARKET

    👋 Halo!

    Selamat datang di OPS Jurnal.
    Temukan berita terbaru, investigasi, dan informasi terpercaya setiap hari.

    Semua Layanan Ops Jurnal
    📰

    Pembentukan Karakter Bangsa Di SMAN 3 Garut Cibatu: Kepala Sekolah Drs. Asep Ansor Mujahidin Tegaskan, Ketertiban Adalah Awal dari Kemerdekaan yang Bertanggung Jawab

    Selasa, 18 Agustus 2026, Agustus 18, 2026 WIB Last Updated 2026-08-18T00:45:41Z
    masukkan script iklan disini

    Garut - Opsjurnal.asia - Pada pagi hari yang cerah, suasana kedatangan siswa SMAN 3 Garut Cibatu berlangsung dengan tertib dan khidmat. Pukul 06.30 WIB, gerbang sekolah mulai menerima kedatangan para siswa yang hadir tepat waktu, berpakaian seragam lengkap dan rapi, serta bersikap santun kepada guru dan sesama warga sekolah. Tidak ada keributan, tidak ada keterlambatan yang berlebihan—sebuah bukti nyata bahwa kedisiplinan telah ditanamkan sejak awal sebagai fondasi utama pendidikan karakter di lingkungan sekolah ini.



    Rangkaian kegiatan pagi dilanjutkan dengan upacara bendera yang berlangsung khidmat di lapangan sekolah. Dalam barisan yang tegap dan rapi, para siswa berdiri dengan sikap sempurna, menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh penghayatan, serta mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan ketertiban yang tinggi. Setiap gerakan dan sikap yang ditampilkan bukan sekadar rutinitas belaka, melainkan cerminan kesadaran akan pentingnya ketertiban, penghormatan terhadap simbol negara, dan tanggung jawab sebagai warga negara yang baik.

     

    Kepala Sekolah SMAN 3 Garut Cibatu, Drs. Asep Ansor Mujahidin, menyampaikan bahwa kedisiplinan yang diterapkan sejak awal bukan untuk membatasi kebebasan siswa, melainkan untuk membentuk kemerdekaan yang bertanggung jawab. “Kami menanamkan kedisiplinan bukan tanpa alasan. Kemerdekaan yang sesungguhnya adalah kemerdekaan yang didasari pengendalian diri, rasa tanggung jawab, dan penghormatan terhadap aturan. Jika kita ingin menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat, maka dimulailah dari hal-hal sederhana: datang tepat waktu, berpakaian rapi, dan menghormati bendera serta lagu kebangsaan,” tegasnya.

     

    Lebih lanjut ia menjelaskan, penerapan tata tertib sejak siswa masuk sekolah bertujuan membentuk karakter yang kokoh. “Pendidikan bukan hanya mencerdaskan otak, tetapi juga membentuk jiwa yang tangguh dan berakhlak mulia. Disiplin adalah jalan menuju keadilan dan kemajuan bersama. Ketika setiap orang menghargai waktu dan aturan, maka kesejahteraan dan kemajuan akan tercapai secara bersama-sama pula,” ujar Drs. Asep Ansor Mujahidin.

     


    Penerapan kedisiplinan yang konsisten di SMAN 3 Garut Cibatu memiliki makna yang mendalam dalam konteks kebangsaan. Sejarah mengajarkan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjaga ketertiban dan kesatuan. Melalui kebiasaan tertib sejak pagi hari ini, para siswa sedang berlatih menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga siap menjaga amanah kemerdekaan dengan sikap yang teguh, jujur, dan bertanggung jawab.

     

    Dengan semangat yang terus dijaga, diharapkan setiap pagi yang dimulai dengan ketertiban menjadi langkah awal menuju masa depan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, di tangan generasi muda yang berkarakter kuat.



    Catatan Debu Jalanan Gatra: 

    Kemerdekaan itu dimulai bukan saat bendera dikibarkan, melainkan saat kita belajar berdiri tegak, datang tepat waktu, dan menghormati aturan yang berlaku. Disiplin adalah fondasi kemerdekaan yang tak boleh diabaikan: tanpa fondasi yang kuat, setinggi apa pun menara ilmu yang kita bangun akan mudah rubuh. Di bawah arahan Bapak Kepala Sekolah Drs. Asep Ansor Mujahidin, kedisiplinan yang diterapkan sejak awal membuktikan bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi yang tak hanya pintar, tetapi juga tahu cara menghargai waktu dan menjaga kehormatan diri serta bangsa.


    (M.A. Zakariyya S.E - Debu Jalanan Gatra)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini