• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Zack Bandar Utama Dibalik Kekuasaan Jaringan Narkoba menggurita Di Bilah Hilir

    Minggu, 07 Juni 2026, Juni 07, 2026 WIB Last Updated 2026-06-07T11:27:25Z
    masukkan script iklan disini

    LABUHANBATU – Opsjurnal.Info _
    Di tengah hiruk pikuk upaya penindakan yang terkesan tak pernah menyentuh akar masalah, nama Zack mencuat sebagai sosok bayangan yang diduga menjadi otak sekaligus pengendali utama jaringan narkoba yang merajalela dan menggurita di Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Meskipun Polsek Bilah Hilir kerap menggelar operasi penggerebekan dan penangkapan termasuk dalam rangka Operasi Antik Toba 2026 yang menyasar lokasi di Kampung Tengah Negeri Lama, Sei Bomban, hingga Desa Sei Tampang hasilnya nyaris tak pernah mengusik posisi Zack. Hanya para kaki tangan tingkat bawah yang ditangkap, sementara sang dalang tetap bergerak bebas, menjalankan bisnis haramnya dengan rasa aman yang tak masuk akal. Minggu (7 Juni 2026).
     
    Kondisi ini bukan sekadar kejanggalan semata, melainkan telah melahirkan kecurigaan mendalam di kalangan masyarakat. Banyak warga tak lagi memandang aksi penggerebekan itu sebagai upaya pemberantasan sungguhan, melainkan sekadar seremonial belaka pertunjukan untuk membangun citra kerja, padahal di lapangan peredaran narkoba justru makin meluas dan meresahkan kehidupan warga.
     
    “Menurut saya, kerja-kerja itu cuma ecek-ecek, sekadar cipta kondisi saja. Kalau benar-benar tuntas, apakah setelah digerebek peredaran narkoba berhenti? Nyatanya sampai sekarang barang haram itu tetap ada dan beredar merajalela di hampir seluruh desa di sini,” tegas ZL, warga Kelurahan Negeri Lama berusia 42 tahun, dengan nada kecewa yang tak terpendam saat ditemui awak media, Jumat (7/6/2026).
     
    Lebih tajam lagi, ZL secara terang-terangan melontarkan tudingan berat yang menusuk hati penegak hukum. Ia menduga kuat ada keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) yang menjadi tameng dan pelindung jaringan tersebut. “Di sini, dari Kelurahan Negeri Lama hingga lingkungan sekitarnya, Zack adalah otak utama. Dialah pemasok utama yang menguasai jalur distribusi narkoba di seluruh wilayah Bilah Hilir,” tandasnya.
     
    Jaringan yang dikendalikan Zack terbukti tersebar luas dan terstruktur rapi. Di wilayah Sei Bomban, operasi haram itu dijalankan oleh tangan kanannya yang tercatat berinisial M, yang merupakan bagian dari kelompok Putra Sennah. Sementara itu, di Desa Sei Tampang, jalur peredaran merambah ke Dusun Wonosari, Dusun Sidorejo, area sekitar PT DLI, hingga wilayah Sei Mambang. Bahkan, jangkauannya sudah menjalar jauh ke wilayah Dusun-dusun di Desa Kampung Bilah dan Desa Perkebunan Bilah di mana para pengedarnya diketahui telah beroperasi bertahun-tahun lamanya tanpa pernah sekalipun tersentuh oleh aparat kepolisian setempat.
     
    Fenomena ini memunculkan ironi yang sangat mencolok: nama Zack dan jaringan bawahannya bukanlah rahasia gelap yang sulit diungkap. Identitas mereka, wilayah kekuasaannya, hingga jalur distribusinya sudah sangat terbuka dan menjadi pengetahuan umum di tengah masyarakat. Namun, pengetahuan luas ini sama sekali tak berbanding lurus dengan ketegasan penindakan hukum yang dilakukan. Sang dalang tetap berkuasa, sementara korban penyalahgunaan makin bertambah dan lingkungan sosial terus tergerus.
     
    Suara desakan pun kini meninggi, tak lagi cukup ditujukan pada kepolisian tingkat kecamatan. Masyarakat Bilah Hilir dengan lantang meminta agar Polda Sumatera Utara turun tangan langsung—“turun gunung” sebagaimana seruan warga—mengambil alih kendali operasi secara menyeluruh. Harapan mereka satu: jangan lagi biarkan sang raja haram itu berkuasa tanpa hukuman. Tangkap Zack sekarang juga, bongkar habis jaringannya, dan bersihkan Bilah Hilir dari jerat narkoba yang telah lama membelenggu masa depan generasi muda.
     
    Jika keadilan hanya menyentuh yang lemah dan melindungi yang berkuasa, maka hukum hanyalah nama kosong tanpa makna.

    Saat awak media meminta konfirmasi kanit reskrim Bilah hilir Ipda Mistra Purba melalui pesan wa "Kami cross cek dl pak akan kami Lidik maksimal, Kami masih 1 Minggu aktif pak jadi blm paham sekali nanti aku cross cek ya" ujarnya!!

    Penulis : Red
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini