• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Awas Potensi Berbahaya Mengintai, Jalur Pipa Crude Oil Pertamina EP Rantau Turun ke Permukaan Tanah

    Selasa, 09 Juni 2026, Juni 09, 2026 WIB Last Updated 2026-06-09T08:23:47Z
    masukkan script iklan disini

     


    Besitang - Jurnal Ops,Asia

    Jalur pipa minyak mentah milik Pertamina EP Rantau Field, Aceh Tamiang, yang melintasi kawasan Bukit Gayo, Kel. Kampung Lama, Kecamatan. Besitang, berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.


    Bentangan jalur pipa yang mengaliri minyak mentah dari Rantau ke Pangkalansusu tersebut telah turun ke atas permukaan tanah, akibat support tiang beton penyangga jalur pipa banyak yang tumbang diduga akibat pondasi yang dangkal dan tidak kokoh. 


    Apabila kondisi seperti ini terus dibiarkan berlangsung secara berkepanjangan, tentunya dapat membuat besi pipa lebih cepat corosif (berkarat) karena jalur pipa tidak lagi berada di atas galangan, melainkan turun menyatu langsung dengan permukaan tanah. 


    Pantauan di lapangan, Senin (8/6), sebagian jalur pipa minyak yang berada di pinggiran jalan umum, terutama di depan kawasan SMAN Plus Besitang tampak 'mengular' di permukaan tanah, tidak lagi berada di atas galangan. 


    Menurut warga, kondisi pipa yang 'mengular' di permukaan tanah ini sudah berlangsung lama, namun hingga kini belum ada upaya perbaikan dari pihak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini untuk melakukan perbaikan terhadap tiang penyangga.


    Ironisnya, di persimpangan jalan masuk menuju Lingk VI Bukit Gayo, terpampang pengumuman di sebelah sisi jalur pipa sebagai warning terhadap masyarakat bahwa area jalur pipa minyak ini memiliki tekanan tinggi dan berbahaya.


    Ironis, disatu sisi, pihak Pertamina EP Rantau memberikan warning terhadap masyarakat, namun pada sisi lain, pihak perusahaan minyak dan gas (migas) tersebut terkesan membiarkan begitu saja sebagian jalur pipa minyak 'mengular' di atas tanah.


    Sebelum terjadi insiden vatal, warga berharap kepada pihak manajemen perusahaan 'plat merah' ini agar secepatnya melakukan upaya perbaikan terhadap penyangga jalur pipa minyak yang membentang di pinggiran jalan.


    Terpisah Humas Pertemina rantau jepri di kompirmasi senin 18.13 wib mangatakan,"Pak. Izin, saya minta tolong butuh waktu ya untuk menjawab konfirmasinya. Maksudnya, pemberitaan tayang bila sudah ada jawaban dari kami ya Pak, dan ke esokan harinya selasa pukul12.40 wib kru JurnalOps,Asia kompirmasi lagi meminta jawaban atau klafikasih lagi jawaban humas Pertamina Ep Rantau Bagian Media Jepri mengatakan. Pak, mohon bersabar, jawaban dari konfirmasi itu berjenjang,"Harus disetujui pimpinan terlebih dahulu ungkapnya.(ERI)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini