Garut,OpsJurnal.Asia -
Sebuah momen bersejarah dan sangat mengharukan terjadi di Kabupaten Garut. Kasus memilukan seorang guru pengajar berinisial YRN yang terbebani tunggakan BPJS Rp 3,5 Juta dan menderita sakit berkepanjangan, kini mendapatkan perhatian luar biasa dari seluruh jajaran pimpinan daerah.
Bukan hanya respon biasa, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Dr. Hj. Marlinda Siti Hana, M.K.M, bertindak secepat kilat dengan menelepon langsung secara pribadi ke nomor Muhammad Agus Zakariyya, S.E, selaku Kepala Perwakilan Jabar Opsjurnal.asia, untuk memberikan instruksi khusus.
"Kang Zaka, tolong sampaikan kepada Ibu YRN. Saya tunggu beliau datang menghadap saya langsung hari Senin, 28 April 2026, tepat pukul 10.00 WIB di kantor saya. Kita duduk bersama, kita bicarakan baik-baik, dan kita cari solusi terbaik untuk beliau. Jangan ragu, kami hadir untuk membantu," tegas Ibu Marlinda dengan suara penuh kepedulian dalam sambungan telepon tersebut. Sabtu, (26/04/26).
*Air Mata Syukur: Terima Kasih Bupati, Wabup,Sekda, Dan Seluruh Pemkab!*
Mendengar kabar baik yang disampaikan langsung melalui telepon tersebut, Ibu YRN tak kuasa menahan tangis haru. Rasa putus asa yang dulu menyelimuti hatinya, kini berganti menjadi rasa syukur yang tak terhingga.
Ia merasa sangat dihargai, dilindungi, dan dicintai oleh para pemimpinnya.
"Ya Allah... sungguh ini luar biasa. Saya tidak pernah menyangka akan diperhatikan sebesar ini. Dengan hati yang tulus, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
🙏 Bapak Bupati Garut, H. Abdusyi Syakur Amien
🙏 Ibu Wakil Bupati, Hj. Puteri Kurnia M.Ag (Teh Puteri)
🙏 Bapak Sekda Kabupaten Garut
🙏 Dan Ibu Kadinsos Marlinda yang sangat baik hati.
Terima kasih karena tidak membiarkan saya dan keluarga menderita sendirian. Sakit Bronkitis, Alergi Sensitif Paru, dan Gerd/Lambung Parah yang selama ini menyiksa rasanya jadi jauh lebih ringan karena ada kasih sayang sebesar ini dari pemimpin kami," ucapnya dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca.
Ibu YRN juga menegaskan akan hadir tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan.
*Suara Hati Pemimpin: Kami Mencintai Warga Garut Dengan Sepenuh Hati*
Dalam gelombang kasih sayang yang luar biasa ini, tanggapan hangat dan tegas datang langsung dari jajaran tertinggi Pemkab Garut yang menyentuh hati seluruh masyarakat.
*Dari Bapak Bupati, H. Abdusyi Syakur Amien:*
"Kami memimpin bukan hanya untuk memerintah, tapi untuk melayani dan melindungi. Tidak boleh ada satu pun warga kami, terutama para guru yang berjasa, merasa kesulitan dan terabaikan. Tegas saya katakan: *Kami Mencintai Warga Garut Dengan Sepenuh Hati.* Kesejahteraan kalian adalah prioritas utama kami," ujar Bupati Abdusyi Syakur Amien dengan penuh wibawa dan kasih sayang.
*Dari Ibu Wakil Bupati, TEH PUTERI:*
"Bagi kami, setiap warga Garut adalah keluarga. Tidak boleh ada satu pun yang terabaikan, apalagi para pahlawan pendidikan. Tegas kami katakan: *Kami Mencintai Warga Garut Dengan Sepenuh Hati.* Kesejahteraan dan keselamatan kalian adalah tanggung jawab kami yang utama," ujar Teh Puteri dengan penuh kelembutan dan ketegasan.
*Dari Bapak Sekda Kabupaten Garut:*
"Di bawah kepemimpinan Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, seluruh OPD bergerak cepat dan kompak. Prinsip kami melayani bukan hanya sebatas tugas, tapi karena rasa cinta. *Kami Mencintai Warga Garut Dengan Sepenuh Hati.* Siapapun yang kesulitan, kami siap bahu-membahu membantu menyelesaikannya," tegasnya.
*Bukti Nyata: Pemerintahan Yang Berhati Manusia*
Langkah cepat yang diambil oleh Ibu Kadinsos Marlinda Siti Hana, yang didukung penuh oleh seluruh jajaran pimpinan daerah ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Garut adalah pemerintahan yang *Responsif, Solutif, dan Penuh Kasih Sayang.*
Berita ini menjadi angin segar dan membuktikan bahwa ketika rakyat bersuara, pemimpin hadir mendengar dan bertindak.
Opsjurnal.asia akan terus mengawal pertemuan penting ini pada hari Senin mendatang. Mari kita doakan semoga masalah Ibu YRN segera tuntas dan mendapatkan solusi yang terbaik!
(M.A.Zakariyya S.E)

