Bojonegoro, OpsJurnal.Asia-
Pelantikan sepuluh pejabat di lingkungan Pemkab Bojonegoro digelar di Rumah Dinas Bupati, Jumat (13/3/2026) malam.
Rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika birokrasi. Pergantian posisi diharapkan memberi energi baru bagi kinerja pemerintahan.
Sebanyak lima pejabat JPT Pratama, dua administrator, serta tiga pengawas kini menempati posisi baru dalam struktur pemkab.
Agenda pelantikan dihadiri pimpinan daerah, mulai Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekda, hingga jajaran pejabat organisasi perangkat daerah.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah untuk memperkuat layanan publik.
“Jabatan ini amanah. Integritas, profesionalitas, dan kerja sama tim harus dijaga agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa birokrasi tidak cukup bergerak secara struktural, tetapi harus menghadirkan hasil nyata.
Publik pada akhirnya menilai bukan dari seremoni pelantikan, melainkan dari perubahan kualitas pelayanan yang dirasakan.
Rotasi jabatan akan bermakna jika diikuti koordinasi kuat, disiplin kerja, serta keberanian menghadirkan inovasi pelayanan.
Pelantikan ini menjadi titik awal bagi pejabat baru untuk membuktikan bahwa amanah jabatan benar-benar dijalankan untuk kepentingan publik. [Ags].

