Batam, ops jurnal – Pelabuhan Haji Sage di kawasan Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Batam, dikabarkan kembali aktif setelah sebelumnya sempat minim aktivitas. Hidupnya kembali denyut kegiatan di pelabuhan tersebut kini menarik perhatian masyarakat dan pengguna jasa logistik di sekitar lokasi.
Pantauan di lapangan menunjukkan adanya pergerakan kapal kayu yang keluar-masuk area dermaga. Sejumlah aktivitas bongkar muat barang juga terlihat berlangsung, menandakan pelabuhan tersebut kembali difungsikan sebagai titik distribusi logistik.
Kembalinya aktivitas di Pelabuhan Haji Sage memunculkan beragam tanggapan. Sebagian warga menilai aktifnya kembali pelabuhan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, terutama bagi pelaku usaha kecil dan pekerja bongkar muat. Namun di sisi lain, muncul pula pertanyaan terkait aspek perizinan, pengawasan operasional, serta kepatuhan terhadap ketentuan kepelabuhanan.
“Kalau memang sudah aktif kembali, tentu perlu ada kejelasan legalitas dan pengawasan. Jangan sampai aktivitas berjalan tanpa pengaturan yang jelas,” ujar salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.
Selain itu, beberapa pihak juga menyoroti pentingnya transparansi terkait status operasional pelabuhan, termasuk instansi mana yang memiliki kewenangan pengelolaan dan pengawasan. Hal ini dinilai krusial guna mencegah potensi persoalan di kemudian hari.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak pengelola pelabuhan serta instansi terkait guna memperoleh penjelasan resmi mengenai aktifnya kembali Pelabuhan Haji Sage.

