• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates
    BREAKING NEWS
    Memuat Breaking News...

    Iklan

    Iklan

    📈 LIVE MARKET

    👋 Halo!

    Selamat datang di OPS Jurnal.
    Temukan berita terbaru, investigasi, dan informasi terpercaya setiap hari.

    Semua Layanan Ops Jurnal
    📰
    📰 BERITA TERKINI
    Memuat berita terbaru...

    Geger! AMRUSU Kepung DPRD Sumut, Soroti Anggaran Miliaran Rupiah dan Desak Kejati Turun Tangan

    Senin, 12 Oktober 2026, Oktober 12, 2026 WIB Last Updated 2026-10-12T08:25:01Z
    masukkan script iklan disini



    Medan,OpsJurnal.Asia -

    Belasan massa dari Aliansi Mahasiswa Reformasi dan Urgensi Sumatera Utara (AMRUSU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, Senin (12/10). Massa membawa sejumlah spanduk berisi tuntutan agar dugaan ketidakwajaran anggaran di Sekretariat DPRD Sumut ditindaklanjuti dan diklarifikasi.


    Aksi tersebut dikoordinatori Yusrizal, yan menyoroti sejumlah paket pengadaan barang dan jasa Tahun Anggaran 2026 yang dinilai perlu diperiksa kewajaran harga, volume pekerjaan, spesifikasi, serta kesesuaiannya dengan kebutuhan.


    Dalam pernyataan sikapnya, AMRUSU menyoroti paket publikasi DPRD Sumut berkode RUP 66153256, pengadaan pakaian PSH pimpinan dan anggota DPRD senilai Rp594 juta untuk 200 stel, serta rehabilitasi ruang Bapemperda senilai Rp399 juta.


    Massa juga mempertanyakan anggaran paket pakan natura rumah tangga Ketua DPRD melalui swakelola senilai Rp1,3 miliar, pengadaan alat tulis kantor Rp914 juta, pemeliharaan genset Rp300 juta, serta pemeliharaan AC senilai Rp702.487.654.


    Selain itu, AMRUSU meminta aparat penegak hukum menelusuri pengadaan kamera pimpinan berkode RUP 66995512 senilai Rp434,9 juta. Mereka menilai seluruh paket tersebut perlu diperiksa untuk memastikan kesesuaian dengan ketentuan pengadaan barang dan jasa serta mencegah potensi pemborosan anggaran.




    Dalam tuntutannya, AMRUSU mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara memanggil dan memeriksa pejabat terkait di Sekretariat DPRD Sumut. Mereka juga meminta audit investigatif terhadap paket-paket yang dipersoalkan serta mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menindaklanjuti laporan tersebut sesuai kewenangannya.


    Massa menegaskan, dugaan yang mereka sampaikan perlu ditindaklanjuti secara profesional dan transparan. Jika ditemukan pelanggaran hukum atau kerugian negara, mereka meminta pihak yang terbukti bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan perundang-undangan.


    Usai menyampaikan orasi dan tuntutannya, massa diterima Kepala Bagian Humas DPRD Sumut, Sofyan. Setelah itu, para demonstran meninggalkan gedung dewan DPRD Sumut dengan tertib.
    Sumber;waspada.id
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini