• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates
    BREAKING NEWS
    Memuat Breaking News...

    Iklan

    Iklan

    📈 LIVE MARKET

    👋 Halo!

    Selamat datang di OPS Jurnal.
    Temukan berita terbaru, investigasi, dan informasi terpercaya setiap hari.

    Semua Layanan Ops Jurnal
    📰
    📰 BERITA TERKINI
    Memuat berita terbaru...

    Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusyi Syakur Amin Pimpin Gerakan Istighosah Serentak Seluruh Sektor, Tanamkan Ikhtiar Lahiriah‑Batiniah Berlandaskan Qaidah Keislaman

    Rabu, 14 Oktober 2026, Oktober 14, 2026 WIB Last Updated 2026-10-14T05:50:24Z
    masukkan script iklan disini

    Garut — Opsjurnal.asia — Di bawah pimpinan Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusyi Syakur Amin, M.Eng., IPU, Pemerintah Kabupaten Garut menggelar istighosah serentak di seluruh sektor instansi pemerintahan pada Rabu pagi (14‑10‑2026). Gerakan ini digelar atas arahan resmi beliau, yang menyajikan kerangka pemikiran berbasis kaidah‑kaidah umum ajaran Islam guna memperkuat hakikat pengabdian aparatur negara.

     


    Dalam sambutan utama pembuka gerakan serentak tersebut, Bupati mengemukakan dua pilar qaidah utama yang menjadi dasar penyelenggaraan istighosah ini, yaitu kaidah Al‑‘Amal bil‑Niyyah (setiap perbuatan bergantung pada niat) dan La Hawla wa La Quwwata Illa Billah (tidak ada daya dan kekuatan kecuali milik Allah SWT). Menurut penjelasannya, kedua kaidah ini tidak memisahkan antara upaya profesional aparatur dan pemurnian batin, melainkan mengaitkan keduanya secara terpadu: upaya lahiriah tanpa pemurnian niat akan kehilangan keberkahan, sedangkan doa tanpa ikhtiar nyata merupakan bentuk kelalaian terhadap amanah.

     

    “Allah SWT telah menitipkan amanah pemerintahan ini kepada kita bukan untuk kemegahan jabatan, melainkan untuk melindungi dan menyejahterakan hamba‑Nya. Qaidah La Hawla wa La Quwwata Illa Billah bukanlah ajaran untuk berdiam diri dan pasif menunggu takdir, melainkan pengingat bahwa setiap daya yang kita gunakan berasal dari pemberian‑Nya. Maka kita harus memurnikan niat terlebih dahulu, kemudian mengerahkan seluruh kemampuan untuk mengabdi,” ujar Bupati dengan nada penuh renungan.

     


    Lebih lanjut ia menegaskan, “Istighosah yang kita laksanakan hari ini bukanlah upacara seremonial semata. Ini adalah momen kita mengembalikan kesadaran bahwa setiap kebijakan yang kita tetapkan, setiap layanan yang kita berikan, harus berpijak pada niat yang tulus dan prinsip keadilan yang diridhai Allah. Jangan sampai kita sibuk mengejar target angka, namun lupa pada hakikat pengabdian yang sesungguhnya.”

     

    Seluruh sektor pemerintahan di wilayah Kabupaten Garut — mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, infrastruktur, hingga sektor pelayanan umum — mengikuti rangkaian doa bersama secara serentak di lingkungan kerja masing‑masing, guna memohon keberkahan pelaksanaan tugas, kelancaran program pembangunan, keselamatan seluruh aparatur, serta keberkahan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Garut. Kegiatan ini juga merupakan wujud sinkronisasi nilai‑nilai spiritual dengan program unggulan daerah Garut Hebat, Berakhlak, Bangga Berbangsa, yang berupaya membangun budaya kerja aparatur yang amanah, jujur, dan berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat.

     

    Opsjurnal.asia mencatat bahwa pasca‑pelaksanaan istighosah serentak ini, seluruh instansi diarahkan untuk menyusun komitmen kerja terpadu sebagai wujud nyata ikhtiar lanjutan dari doa yang telah dipanjatkan, sehingga semangat spiritual yang dibangun dapat terwujud dalam perbaikan kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah Kabupaten Garut.

     

    (M.A. Zakariyya S.E)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini