• Jelajahi

    Copyright © Ops Jurnal
    Best Viral Premium Blogger Templates
    BREAKING NEWS
    Memuat Breaking News...

    Iklan

    Iklan

    📈 LIVE MARKET

    👋 Halo!

    Selamat datang di OPS Jurnal.
    Temukan berita terbaru, investigasi, dan informasi terpercaya setiap hari.

    Semua Layanan Ops Jurnal
    📰
    📰 BERITA TERKINI
    Memuat berita terbaru...

    Prabowo Tanya Langsung Warga Nagekeo: Program MBG Dilanjutkan atau Tidak?

    Piter Bota
    Kamis, 27 Agustus 2026, Agustus 27, 2026 WIB Last Updated 2026-08-27T06:53:20Z
    masukkan script iklan disini















    NAGEKEO, NTT - OpsJurnal.Asia. Presiden Prabowo Subianto menyinggung kelanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat meninjau lokasi pengungsian korban gempa Flores di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Rabu (26/8/2026) malam. 



    Di hadapan warga, Prabowo secara langsung menanyakan apakah program tersebut perlu diteruskan di tengah masa pemulihan pascagempa bermagnitudo 7,7.



    "Saya dapat laporan dari Bapak Bupati bahwa rakyat Kabupaten Nagekeo itu merasakan manfaat dari MBG, apa benar itu? Mau diteruskan atau tidak?" tanya Prabowo di tenda pengungsian, Rabu (26/8/2026) pukul 23.53 WITA.



    Pertanyaan itu muncul setelah Bupati Nagekeo Simplisius Donatus memaparkan data dampak MBG dalam rapat koordinasi penanganan bencana di lokasi yang sama. 



    Simplisius menyebut program MBG membawa perubahan signifikan pada kesehatan anak dan ekonomi keluarga di Nagekeo. Berdasarkan data dari Puskesmas, ia mengklaim angka siswa sakit seperti flu dan pilek menurun drastis.



    "Siswa yang ada jatah MBG, itu nyaris 100 persen tingkat kehadirannya. Tingkat kebugarannya saya tanyakan ke Puskesmas, Bapak Presiden, yang dulunya siswanya dua minggu sekali, tiga minggu sekali flu, pilek, hari ini tidak ada, Bapak," ujar Simplisius.



    Bupati juga menyampaikan hasil survei sosial internal pemerintah daerah. Menurutnya, keterlibatan warga di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG ikut menekan angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).



    “Masyarakat dengan tingkat KDRT yang tinggi, sekarang berkurang. Dulunya istri tuntut minta uang, ketika uangnya tidak ada suaminya marah, pukul istri. Sekarang kalau suaminya tidak kasih uang, dia punya uang sendiri dari MBG ini, Bapak. Iya, mereka punya penghasilan,” jelas Simplisius.



    Menanggapi pemaparan itu, Prabowo menyatakan setuju program dilanjutkan. Ia menyebut MBG penting untuk menjaga kesehatan anak, ibu hamil, dan lansia di masa darurat.



    "Terima kasih. Ya, saya kira itu kita lanjutkan supaya anak-anak kita sehat, supaya ibu-ibu hamil kita sehat, dan mereka yang lanjut usia aman di saat-saat mereka menikmati usia lanjut mereka," jawab Prabowo.



    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Nagekeo meminta dukungan pemerintah pusat untuk menambah jumlah operasional dapur SPPG MBG di wilayahnya. Permintaan itu disampaikan agar target pemenuhan gizi anak dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascagempa.



    Hingga berita ini ditulis, belum ada pengumuman resmi terkait penambahan kuota dan anggaran dapur MBG untuk Nagekeo dari pemerintah pusat.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini