Jakarta,OpsJurnal.Asia -
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) meluncurkan piloting digitalisasi bantuan sosial di Gedung Sasana Bhakti Praja.Selasa (03/01/26).
Kegiatan ini dihadiri Ketua Komite Percepatan Tranformasi Digital Pemerintah Luhut Binsar Panjaitan,Kepala Bappenas Rahmad Pambudi,MenparRB Rini Widyantini,Kepala BPS Amalia Adininggar,Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi,Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Jaluk,serta Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
Program ini bertujuan meningkatkan akurasi dan efektivitas penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.sesuai dengan arahan Presiden Prabowo transformasi bangsa dimulai dari transformasi data.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengatakan bahwa digitalisasi bantuan sosial ini merupakan bagian dari transformasi digital pemerintah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas perlindungan sosial.
"Dengan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), kita dapat meningkatkan akurasi data penerima bantuan dan mengurangi kesalahan penargetan," kata Gus Ipul.
Piloting digitalisasi bantuan sosial ini akan diperluas ke 40 kabupaten/kota dan 1 provinsi pada tahun ini. Pemerintah berharap program ini dapat membantu meningkatkan kualitas perlindungan sosial dan mencapai target pengentasan kemiskinan.
(Zakariyya)

